Lidah lebih tajam daripada pisau

by siomyn on July 7, 2010

Beberapa menit yang lalu, mas ku mampir dikantor, kebetulan beliau sedang ada urusan di Jogja, sempet ngobrol beberapa menit. Dan di sela-sela ngobrol beliau menyinggung masalah pergaulan saya di kampung. Ada beberapa teman saya yang pernah membicarakan saya. Dan dari cerita mas saya tadi, tercium indikasi negatif atau pandangan miring tentang pergaulan saya di kampung. Intinya sih, sesibuk apa sih saya, sehingga jarang pulang dan berbaur dengan pemuda disana?

Saya kira mereka tidak sepenuhnya salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Jelas, mereka tidak tahu kegiatan saya disini. Mereka tidak tahu kalo setiap harinya saya harus menjadi 3 kepribadian.  Entah, mungkin yang bener2 tahu apa yang saya putuskan ini benar atau salah hanya Dia Yang Maha Tahu. Tetapi secara tidak langsung, ini memaksa saya untuk menyediakan sedikit ruang di Otak, sedikit ruang dihati, dan sedikit tenaga untuk sedikit demi sedikit memulihkan Image.

Tidak akan mudah, tetapi memang itu yang harus dilakukan.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: