Anda di sini
Home > Baru Tahu > Gravitasi menarik benda ke bawah, kenapa asap naik ke atas?

Gravitasi menarik benda ke bawah, kenapa asap naik ke atas?

kenapa asap naik ke atas

Mungkin setelah membaca judul diatas akan banyak yang bertanya dalam hati, oh iya kenapa ya? Semua benda jatuh ke bumi karena adanya gravitasi di bumi. Tapi kenapa asap naik ke atas? sang asap malah memilih untuk naik ke atas dengan sangat percaya diri. Mungkin banyak yang menjawab dalam hati, gravitasi hanya menarik benda padat saja. Ternyata tidak benar, gravitasi juga menarik udara ke bawah. Nah lho, jadi kenapa?

Gravitasi disebut merupakan salah satu unsur paling penting yang membuat alam semesta sampai saat ini masih bisa bertahan. Gravitasi inilah yang membuat bumi dan matahari menjadi solid dan utuh ,tanpa adanya gravitasi maka matahari dipercaya akan meledak. Lebih hebatnya lagi , tanpa adanya gravitasi kemungkinan tidak akan ada planet atau alam semesta itu sendiri.

Baca juga : 5 Gunung Tertinggi Di Dunia

Sehingga bisa disimpulkan bahwa tanpa adanya gravitasi atmosfer yang ada di bumu bumi akan memilih terbang  menjelajahi ruang angkasa begitu juga benda-benda yang ada di bumi. Namun kembali lagi hal tersebut tidak berlaku bagi asap, asap memilih jalan yang berbeda. Jadi kenapa asap naik ke atas?

Berikutnya mari kita membahas mengenai asap. Asap itu sendiri disebut merupakan kumpulan partikel padat, cair dan gas kecil. Meski asap bisa mengandung ratusan bahan kimia dan asap yang berbeda, asap yang terlihat sebagian besar adalah karbon, tar, minyak dan abu.

Asap muncul karena adanya pembakaran yang tidak sempurna (tidak cukup oksigen untuk membakar bahan bakar sepenuhnya). Dalam pembakaran sempurna, semuanya terbakar, hanya menghasilkan air dan karbon dioksida. Bila pembakaran tidak sempurna terjadi, tidak semuanya terbakar. Asap adalah kumpulan partikel kecil yang tidak terbakar ini. Setiap partikel terlalu kecil untuk dilihat langsung dengan mata, tapi saat mereka berkumpul dengan jumlah yang banyak, maka kita akan dapat melihat asap tersebut.

 

 

Inti yang bisa kita ambil dari penjelasan diatas adalah asap berasal dari proses pembakaran. Proses pembakaran tersebuat menyebabkan asap tersebut menjadi panas (atau mengandung panas). Hal tersebut menyebabkan volume asap tersebut menjadi bertambah namun massa asap tidak mengalami perubahan.Oleh karena adanya  penambahan volume asap maka massa jenis asap pun menjadi berkurang. Hal tersebut membuat asap menjadi naik ke atas karena massa jenis asap menjadi lebih ringan dari udara disekeliling.

Baca juga : Sejarah muncul nya sepatu

Inti nya adalah panas yang didapatkan dari pembakaran, udara panas akan selalu bergerak keatas. Contoh yang sering kita lihat adalah cara kerja balon udara. Kita mungkin sudah sering melihat balon udara, namun bagaimana cara kerjanya? kenapa balon udara bisa naik ke atas? Untuk membuat balon udara, udara di dalam biasanya dipanaskan hingga lebih dari 200 derajat udara yang dihasilkan pun menjadi lebih panas dari udara sekitar, sehingga mengangkat balon ke atas.

Ketinggian asap naik ke atas juga tergantung besarnya panas yang didapatkan. Contohnya adalah asap rokok dan asap dari gunung yang meletus tentu saya ketinggiannya berbeda. Hal ini dikarenakan sumber panas yang didapatkan dari hasil letusan gunung jauh lebih besar.

Setelah pertanyaan kenapa asap naik ke atas terjawab, lalu pada akhirnya kemana kah sang asap akan berlabuh? Asap pada akhirnya akan turun ke bumi setelah mengalami pendinginan di udara. Sebagian akan langsung turun ke bawah, dan sebagian lagi akan bercamput dengan partikel lain di udara sebelum pada akhirnya akan jatuh juga. Bagaimana? apakah menambah wawasan anda?

 

One thought on “Gravitasi menarik benda ke bawah, kenapa asap naik ke atas?

  1. Jadi, intinya adalah PERBEDAAN MASSA JENIS.
    Bukan krn gravitasi kan?

    Jika krn gravitasi, maka semua benda yg memiliki massa pasti akan tertarik.

    Lubang hitam konon mmiliki “gravitasi” sangat besar, sehingga cahaya dan gelombang pun tidak dp lolos.

    Jd, prinsip gaya tarik bumi dan lubang hitam adalah sama. Hanya bedanya gaya yg lbih besar dihasilkan lubang hitam.

    Jika prinsipya sama, maka benda yg memiliki massa apapun yg ada di bumi, pasti akan ditarik.

    Nyatanya TIDAK SEMUA.
    Asap, cahaya, gelombang, masi berenang bebas di udara bumi dan tidak tertarik kebawah.

    Suly ulangi. Kuncinya adalah PERBEDAN MASSA JENIS antara UDARA dan materi lain.

    Jika massa lebih berat dr udara, maka akan jatuh ke tanah. Jika lbih ringan, maka akan melayang.

    Harusnya UDARA dijadikan patokan utk mngukur massa bnda lain, bukannya AIR =1,

Leave a Reply

Top